x

Industri Fatty Acid

Industri hilirisasi agro kelapa sawit berupa fatty acid (KBLI 20115) merupakan salah satu turunan dari oleokimia yang memiliki peluang besar untuk dikembangkan di Kota Bontang, Provinsi Kalimantan Timur, mengingat provinsi tersebut memiliki perkebunan kelapa sawit seluas 1.208.697 ha dengan kapasitas produksi CPO 3,8 juta ton per tahun. Secara global konsumsi produk berbasis fatty acid dunia saat ini tumbuh sekitar 7% per tahun dengan kapasitas produksi yang cenderung tetap selama beberapa tahun terakhir. Adapun demand Asia sebesar 6,6 juta ton/tahun dan Uni Eropa sebesar 1,7 juta ton/tahun namun pemenuhan kebutuhan fatty acid tersebut baru mencapai 4,5 juta ton/tahun, sehingga terdapat peluang pasar fatty acid sebesar 3,8 juta ton/tahun.

 Bontang


img not found Provinsi Kalimantan Timur
img not found


Informasi
  Kode KBLI
   : 20115
  Nilai Investasi
   : Rp. 3,8 Triliun
  Tahun
   : 2021
  IRR
   : 14.6%
  NPV
   : Rp. Rp 985,2Miliar
  Payback Period
   : 6.67 Tahun

  Titik Koordinat    0.14286503292824118,117.46363780793769


Deskripsi

Industri hilirisasi agro kelapa sawit berupa fatty acid (KBLI 20115) merupakan salah satu turunan dari oleokimia yang memiliki peluang besar untuk dikembangkan di Kota Bontang, Provinsi Kalimantan Timur, mengingat provinsi tersebut memiliki perkebunan kelapa sawit seluas 1.208.697 ha dengan kapasitas produksi CPO 3,8 juta ton per tahun. Secara global konsumsi produk berbasis fatty acid dunia saat ini tumbuh sekitar 7% per tahun dengan kapasitas produksi yang cenderung tetap selama beberapa tahun terakhir. Adapun demand Asia sebesar 6,6 juta ton/tahun dan Uni Eropa sebesar 1,7 juta ton/tahun namun pemenuhan kebutuhan fatty acid tersebut baru mencapai 4,5 juta ton/tahun, sehingga terdapat peluang pasar fatty acid sebesar 3,8 juta ton/tahun.

Industri hilirisasi agro kelapa sawit berupa fatty acid (KBLI 20115) merupakan salah satu turunan dari oleokimia yang memiliki peluang besar untuk dikembangkan di Kota Bontang, Provinsi Kalimantan Timur, mengingat provinsi tersebut memiliki perkebunan kelapa sawit seluas 1.208.697 ha dengan kapasitas produksi CPO 3,8 juta ton per tahun. Secara global konsumsi produk berbasis fatty acid dunia saat ini tumbuh sekitar 7% per tahun dengan kapasitas produksi yang cenderung tetap selama beberapa tahun terakhir. Adapun demand Asia sebesar 6,6 juta ton/tahun dan Uni Eropa sebesar 1,7 juta ton/tahun namun pemenuhan kebutuhan fatty acid tersebut baru mencapai 4,5 juta ton/tahun, sehingga terdapat peluang pasar fatty acid sebesar 3,8 juta ton/tahun.